Showing posts with label Microbiology. Show all posts
Showing posts with label Microbiology. Show all posts

Wednesday, May 2, 2012

Autoimunitas


Autoimunitas
  • Reaktivitas imun yang didapat terhadap auto-antigen yang menimbulkan kerusakan jaringan.
  • Penyakit Autoimun:
  1. Organ spesifik --> Diabetes Melitus
  2. Sistemik (non organ spesifik) --> Lupus Eritematosus Sistemik (LES)
  3. Patogenesis --> Baik antibodi, sel T atau keduanya dapat berperan
  4. 3-4% orang menderita
  5. Wanita > Pria (2,7 kali)

Autoimunitas
    Respon imun terhadap antigen jaringan sendiri disebabkan hilangnya toleransi
        Antigen     -->     Autoantigen
        Antibodi     -->     Autoantibodi

HIPERSENSITIFITAS


Hipersensitivitas: suatu keadaan dimana respon spontan sistem imun manusia yang mengakibatkan reaksi berlebihan/tidak sesuai cenderung merugikan sang inang   disebut “Alergi”.


Tipe I – Hipersensitifitas Segera (Anafilaksis)
  • Antigen bereaksi dengan antibodi tertentu (reagen atau antibodi homo-sitotrof yang terikat pada permukaan sel melalui tempat khas pada bagian Fc, misalnya IgE)
  • terikat pada permukaan Mast Cell di dalam jaringan atau pada sel basofil di dalam peredaran darah.
  • Reaksi tersebut mengakibatkan degranulasi Mast Cell disertai pengeluaran beberapa zat dengan efek farmakologis tertentu, seperti Histamin, Tromboksan dan Prostagladin.

IMMUNODEFICIENCY (DEFISIENSI IMUN)


Penyakit immunodeficiency disebabkan menurun atau gagal fungsi salah satu atau lebih komponen sistem imun.
  • Imun deff. spesifik        : sel B dan sel T
  • Imun deff. Nonspesifik : Terutama sistem fagosit dan komplemen.

Gejala klinik
  1. Peka terhadap infeksi
  2. Infeksi berulang/berkepanjangan
  3. Infeksi oportunistik
  4. Tidak ada respon adekwat dengan terapi antimikroba
-->Gejala klinis semuanya hampir sama sehingga sulit dipastikan komponen mana yang mengalami gangguan

Monday, April 23, 2012

ANTIGEN, ANTIBODI, DAN MAJOR HISTOCOMPATIBILITY COMPLEX 23 April 2012


I. Antigen
    A. Imunogenisitas dan antigenisitas
    B. Determinan antigen, Epitop, dan Paratrop
    C. Anti antibodi
    D. Mitogen, petanda fungsional
    E. Pembagian antigen
    F. Super antigen
    G. Alo antigen
    H. Toksin

Monday, April 16, 2012

IMUNOLOGI 16 April 2012


Pendahuluan
  • IMUNITAS adalah resistensi terhadap penyakit terutama penyakit infeksi
  • Gabungan sel, molekul dan jaringan yang berperan dalam resistensi terhadap infeksi disebut SISTEM IMUN
  • reaksi yang dikoordinasi sel-sel molekul-milekul dan bahan lainnya terhadap mikroba disebut RESPON IMUN
  • SISTEM IMUN DIPERLUKAN TUBUH untuk mempertahankan keutuhannya yang dapat ditimbulkan berbagai bahan dalam lingkungan hidup
Imunologi
  • DISIPLIN ILMU yang dalam perkembangannya berakar dari pencegahan dan pengobatan penyakit infeksi
  • KEBERHASILAN dalam pengembangan imunologi telah dapat memberantas penyakit polio dan menghilangkan penyakit cacar
  • SEJAK 1960 imunologi sudah merupakan disiplin ilmu yang lebih luas lagi yang tidak hanya terbatas pada pemberantasan penyakit infeksi saja
  • DISFUNGSI SISTEM IMUN yang berperanan dalam patogenesis berbagai penyakit semakin banyak diketahui

Pandangan Sekarang
RESPON IMUN DIPERLUKAN UNTUK TIGA HAL:
  • PERTAHANAN --> infeksi mikroorganisme
  • HOMEOSTATIS -->  eliminasi komponen tubuh yang sudah tua
  • PENGAWASAN--> untuk menghancurkan sel-sel yang bermutasi terutama yang menjadi ganas

Friday, March 2, 2012

PATOGENESIS DEMAM PADA PENYAKIT PARASIT 2 Maret '12


 Malaria → penyakit infeksi yang disebakan oleh plasmodium, gejala utamanya adalah demam.
Terjadinya demam berhubungan dengan proses skizogoni (pecahnya merozoit/skizon) dan pengaruh glycosyl phosphatidyl inositol (GPI) atau terbentuknya sitokin dan atau toksin lainnya.

Berat ringannya manifestasi malaria tergantung jenis plasmodium yang menyebabkan infeksi :
  • Plasmodium vivax → demam tiap hari ke-3
  • Plasmodium falciparum → demam tiap 24-48 jam
  • Plasmodium malariae → demam tiap hari ke-4
  • Plasmodium ovale → demam tiap hari ke-3

Tuesday, January 3, 2012

MIKROORGANISME PENYEBAB PENYAKIT INFEKSI (Blok 3 Biomedik II) 2 Jan '12


STRUKTUR DAN FUNGSI BAKTERI

1950-an => Mikroskop elektron
  • Susunan anatomi tertentu
  • Badan inti tidak memiliki membran inti
Berdasarkan bentuk dasarnya bakteri dibagi menjadi tiga golongan besar, yaitu:
  • Kokus (Coccus)
  • Basil (Bacillus)
  • Spiral (Spirilum)
Struktur
  • Tiga regio
  • Appendages (yang melekat pada permukaan) berupa flagel dan pili (fimbriae)
  • Selubung sel:
  1. Membran plasma
  2. Dinding sel
  3. Kapsul
  • Sitoplasma yang berisi genom (DNA/RNA), ribosom serta berbagai macam badan inklusi

Friday, December 30, 2011

Flora Normal, Habitat dan Hubungan timbal Balik Mikrobiologi (Blog 3 Biomedik II) 27 Des '11


Defenisi Mikrobiologi
    => ilmu yang mempelajari mahluk hidup yang sangat kecil (jasad renik atau mikroorganisme), diameter kurang dari 0,1 mm, tidak dapat dilihat dengan mata biasa dan hanya dapat dilihat dengan bantuan suatu peralatan khusus.
  • Mikrobiologi meliputi berbagai disiplin ilmu, yaitu: Bakteriologi, Virologi, Mikologi, Imunologi
  • Dalam Mikrobiologi Kedokteran dipelajari mikroorganisme yang ada kaitannya dengan penyakit infeksi dan dicari bagaimana cara pencegahannya, penanggulangannya serta pemberantasannya
  • Penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme => Penyakit infeksi

Sejarah Mikrobiologi
  • Penyakit infeksi pada zaman purbakala => kutukan para dewa
  • Hipocrates => 2 faktor: intrinsik & ekstrinsik
  • Teori generatio spontanea ditinggalkan
  • Anton van Leeuwenhoek => melihat mahluk-mahluk dalam berbagai cairan
  • Louis Pasteur (1860) => percobaan kaldu (pertumbuhan mikroba yang terdapat di udara)
  • Lister => tindakan aseptik pada waktu pembedahan
  • Robert Koch (1876) => penelitian kuman anthrax : “Postulat Koch”